
Bangkinang,
Kinerja Pemerintah Daerah Kampar semakin menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dari beberapa parameter yang menjadi ukuran seperti angka pertumbuhan ekonomi yang mencapai 7,2 persen menggambarkan percepatan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat saat ini. Hal ini juga dipengaruhi oleh target invetasi 6,5 triliun terus tercapai setiap tahunnya. Selain itu dari beberapa sektor yang menjadi andalan Kabupaten Kampar, sektor perkebunan salah satu yang menjadi andalan dalam menopang laju pertumbuhan ekonomi tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin MM saat memberikan pengarahan pada acara silaturrahmi dengan petani peserta pola KKPA di desa Gunung Sari Kecamatan Gunung Sahilan, Kamis (14/7).
Walaupun masih ada kelemahan pada sistem investasi yang terlalu banyak campur Pemerintah. Namun menurut Burhanuddin kondisi itu berkorelasi dengan kondisi Indonesai yang masih kategori negara berkembang. “ Dinegara maju invetasi dari Pemerintah paling tinggi hanya sepuluh persen. Sementara pada negara kita ataupun didaerah masih tiga puluh persen sisanya baru swasta dan masyarakat. Namun kita akui dari beberapa sektor, perkebunan masih menjadi andalan kita”sebutnya
Disebutkannya, untuk terus berkembang investasi dari swasta dan masyarakat mutlak diperlukan. Oleh karena itu Pemerintah senantiasa selalu mendorong dan mendukung adanya pihak-pihak yang mau berinvetasi di Kabupaten Kampar selama invetasi itu mempunyai nilai tambah untuk daerah dan masyarakat. “Tidak ada negara ataupun daerah yang akan maju tanpa ada invetasi. Negara yang menganut sistem ekonomi tertutup seperti Korea Utara harus hidup dibawah kemiskinan tidak seperti saudaranya Korea Selatan yang kekuatan ekonominya terus menguat bahkan termasuk termaju didunia,”jelasnya
Dikatakan Burhanuddin,sektor perkebunan memberikan andil yang cukup besar terhadap laju pertumbuhan ekonomi. Luas kebun sawit di Kabupaten Kampar saat ini mencapai 325 ribu Ha dimana 70 persen diantaranya sudah menghasilkan atau seluas 240 ribu ha.”Jadi sektor perkebunan merupakan salah satu sektor andalan yang memberikan andil yang cukup besar terhadap laju pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu Pemerintah senantiasa memberikan dukungan terhadap invetasi seperti yang dilakukan oleh PT Surya Agrolika Roksa dan PT Mulia Agro Lestari ini ,” sebutnya
Sebelumnya, Pardamaian Lubis, salah satu pimpinan PT Surya Agrolika Roksa dan PT Mulai Agro Lestasi dalam sambutannya menyampaikan bahwa didesa Gunung Sari masyarakat saat ini sudah bisa menikmati hasil kebun sawit seluas 1200 Ha hasil kerjasan perusahaan dengan KUD Gunung Sari yang dimiliki masyarakat.
“Kerjasama yg dijalin melalui KUD Gunung Sari seluas 1200 ha sudah mulai menghasilkan. Petani sudah dapat menikmati penghasilan Rp 3 juta sampai Rp. 4 juta. Kami dari pihak perusahaan siap untuk terus melanjutkan bahakan sampai pada replanting nantinya. kerjasama ini juga dalam usaha mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat,”sebutnya