Tentang Kami

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesan (PNPM-MP) mulai dilaksanakan di Kabupaten Kampar sejak 2007 lalu.  Hingga akhir 2010 lalu realisasi bantuan sudah mencapai Rp. 41,7 Milyar yang  berasal dari APBN sebesar Rp. 22,15 Milyar dan APBD Kampar sebesar Rp. 19,55 Milyar.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Kampar Burhanuddin Husin MM, saat memberikan pengarahan pada acara sosialisasi pemeliharaan pasca PNPM-MP 2010 di desa Sei Simpang Dua, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, kamis (21/7) sekaligus meresmikan dua jembatan beton yang berasal dari dana PNPM-MP tersebut.

Sementara untuk 2011 ini total anggaran PNPM-MP untuk Kabupaten Kampar mencapai Rp. 13,57 Milyar dengan kompisisi APBN sebesar Rp. 8,32 milyar dan APBD Kabupaten Kampar Rp. 5,25 milyar. “Khusus untuk Kecamatan Kampar Kiri Hilir pada 2011 ini mendapat alokasi anggaran sebesar  Rp. 1 milyar yang terdiri dari Rp. 360 juta dari APBN dan Rp. 640 juta dari APBD Kabupaten Kampar,”sebut Burhanuddin

Selain itu juga disampaikannya, pelaksanaan PNPM Mandiri pedesaan untuk 2010 telah berjalan dengan baik dan mampu menyerap tenaga kerja 15.574 hari orang kerja. Mendorong peningkatan usaha rumah tangga miskin melalui kegiatan simpan pinjam perempuan dan hasilnya dapat dinikmati langsung oleh masyarakat. Bahkan hasilnya jauh lebih baik dibandingkan jasa pihak ketiga

Dikatakan Burhanuddin, tujuan umum PNPM-MP adalah meningkatkan kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin dipedesaan. Namun yang dianggap lebih penting lagi adalah mendorong kemandirian masyarakat dalam pengelolaan pembangunan.

"Meningkatnya kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin di pedesaan merupakan tujuan umum PNPM Mandiri pedesaan. Tapi yang lebih prinsip lagi adalah mendorong kemandirian segenap elemen dan komponen masyarakat untuk ikut mensukseskan setiap agenda pembangunan,"ujar Burhanuddin

"PNPM Mandiri pedesaan merupakan program yang dinilai berhasil dan memberikan kontribusi nyata berupa penyediaan lapangan kerja, pendapatan bagi kelompok masyarakat miskin, efesiensi dan efektifitas kegiatan serta berhasil memupuk kebersamaan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan,"sebutnya

Sementara itu, kepala BKBPPM, Erdiot, dalam laporannya menyampaikan untuk 2010 Kabupaten Kampar mendapat alokasi anggaran PNPM Mandiri pedesaan sebesar Rp. 14 milyar yang bersumber dari dana APBN sebesar Rp. 8,4 milyar dan APBD Kampar sebesar Rp. 5,6 milyar yang lokasinya meliputi 8 kecamatan dan tersebar pada 78 desa.